CAKAP BOLA

Prediksi sepakbola & Informasi ter-update


CAER SLOT GAME TIAP HARI

Selasa, 17 Agustus 2021

DULU MESIN RUSAK DI CHELSEA, JADI MESIN GOAL DI INTER, LALU KEMBALI KE CHELSEA SEBAGAI..?

 


Di rekrut sebagai bocah masa depan, tapi ternyata tidak sesuai harapan dan kalah bersaing dengan Drogba.

Begitulah kisah singkat Lukaku muda di Chelsea sebelum akhirnya dijual ke Everton pada tahun 2014.

Pasalnya pada waktu itu Lukaku hanya bermain 15 pertandingan tanpa mencetak gol.

Lukaku kemudian dilepas ke Everton dan menjadi mesin gol disana. Big Rom kemudian melanjutkan karier di Manchester United  3 tahun kemudian, sebelum pindah ke Inter Milan di musim 2019/2020.

Striker timnas Belgia ini tampil gemilang di Milan dengan mencetak 64 gol dari 95 pertandingan. Musim lalu ia berhasil membawa Nerazzuri meraih scudetto sekaligus menjadi top scorer klub. Penampilan cemerlang inilah yang membuat Chelsea ngebet untuk membawa Lukaku pulang ke Stamford Bridge. Dengan pengalam bermain di Liga Inggris dan Serie A yang notabene merupakan liga sulit di Eropa, Lukaku dianggap sudah matang untuk membawa Chelsea juara liga Inggris musim ini.


Tuchel ingin segera mainkan Lukaku

 Setelah Lukaku siap, ia akan segera turun di pertandingan resmi. ia sedang dalam proses karantina yang akan segera selesai. Ini adalah grup yang memenangi liga Champions, dengan Lukaku sebagai ujung tombak maka jaminan gol-gol akan mengalir. - Thomas Tuchel.

Setelah tampil tajam bersama Inter Milan, Lukaku akan pasti akan mendapat beban yang sama saat tampil bersama Chelsea. Tapi dengan pengalamannya bermain di level tertinggi selama bertahun-tahun maka Tuchel tidak khawatir itu akan menjadi beban, malah itu akan membuat Lukaku semakin termotivasi dan membuktikan bahwa dirinya memang seorang striker kelas dunia. Suatu pengakuan (memenangi Ballon d'or) yang selama ini belum ia dapatkan.

Dengan membawa Chelsea menjuarai liga Inggris dan liga Champions, diharapkan pengakuan itu akan datang dengan sendirinya. karena memenangi Ballon d'or bisa membuktikan bahwa ia adalah yang terbaik di Eropa setelah lewatnya generasi duo Messi-Ronaldo yang bergantian memenanginya.

Sekarang mungkin sudah waktunya bagi Big Rom mendapat pengakuan itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar